Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perusahaan Swasta Diminta Perbaiki Jalan Poros Nasional Samarinda-Bontang

Berdasarkan hasil kesepakatan rapat koordinasi penanggulangan banjir di kantor Desa Tanah Datar, para perusahaan tambang yang berlokasi di sekitar kawasan tersebut bersedia mengeruk sedimen.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 07 April 2021  |  01:21 WIB
Salah satu bagian jalan yang digenangi banjir. - BBPJN Kaltim
Salah satu bagian jalan yang digenangi banjir. - BBPJN Kaltim

Bisnis.com, SAMARINDA – Warga Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan pihak perusahaan setempat bersepakat untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang menggenangi beberapa titik jalan poros nasional Samarinda-Bontang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim Teuku Surya Dharma menyatakan bahwa penyebab banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan tidak sanggup menahan beban yang melewati jalan tersebut.  

"Berdasarkan hasil kesepakatan rapat koordinasi penanggulangan banjir di kantor Desa Tanah Datar, para perusahaan tambang yang berlokasi di sekitar kawasan tersebut bersedia mengeruk sedimen sepanjang 4 km serta membuat Model Kolam Pengendapan (settling pond) pada konsesi masing-masing," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (6/4/2021).

Surya melanjutkan, terdapat kesepakatan lain yang dicapai yaitu pihak perusahaan segera melakukan penghijauan kembali lokasi-lokasi terbuka bekas pematangan lahan atau penambangan yang berada di sebelah kanan dan sebelah kiri jalan Samarinda-Bontang Desa Tanah Datar.

Selain itu, terdapat pula biaya kegiatan normalisasi sungai dan perbaikan sumber penyebab banjir di tanggung bersama-sama ( pihak perusahaan) secara proporsional dan rencana kegiatan normalisasi sungai dan perbaikan sumber penyebab banjir dimulai tanggal 27 Juni 2020 sepanjang lebih kurang empat kilometer.

Adapun, Surya mengharapkan agar baik masyarakat dan pihak perusahaan dapat menjalankan kesepakatan tersebut dengan semestinya. "Pihak perusahaan berjanji akan memenuhi kesepakatan tersebut, tapi beberapa masih menunggu ketentuan dari manajemen masing-masing," pungkasnya.

Sebagai informasi, beberapa perusahaan yang diundang dalam rapat bersama pemerintah desa setempat yaitu, PT Lanna Harita Indonesia, CV CBS, PT Pertamina EP Asset 5 Sanggata, Perumahan Pesona Bandara, CV Puspa Juita, PT BAS, CV YURICO, CV Wirya Karya, Posaka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur kaltim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top