Kaltim Ekspor Pisang ke Malaysia, Bersiap ke AS dan Iran

Petani pisang di Kaltim sudah rutin ekspor pisang ke Malaysia dan sedang mempersiapkan untuk tujuan AS dan Iran.
Dus-dus produk Pisang Kepok Grecek yang telah disisir dan dikemas dalam kontainer./Istimewa
Dus-dus produk Pisang Kepok Grecek yang telah disisir dan dikemas dalam kontainer./Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Petani Kaltim kembali melakukan ekspor pisang Kepok Grecek ke Malaysia.

Ketua Koperasi Taruna Bina Mandiri Priyanto menyatakan komoditas tersebut dikirim dari Desa Kadungan Jaya, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur ke pelabuhan peti kemas, Kota Balikpapan.

“Dikirim dari Jakarta langsung ke Kuala Lumpur,” ujarnya, Jumat (25/6/2021).

Dia menjelaskan pengiriman langsung dari Balikpapan ke Malaysia tidak memungkinkan mengingat jumlah muatan yang kurang, sehingga dikirim melalui Jakarta dengan waktu tempuh perjalanan selama 13 hari.

“Mulai masuk [ekspor] ke Malasyia pada 2019, itu berjalan sebulan 2 kali pengiriman,” jelasnya.

Pada bulan ini, Koperasi Taruna Bina Mandiri melakukan ekspor pada 20 Juni sebanyak 2 kontainer 20 feet yang mencapai 34 ton dan kembali pada 24 Juni sebanyak 2 kontainer 20 feet mencapai 36 ton.

Selain itu, Pisang Kepok Grecek dari Kalimantan Timur akan memenuhi pemesanan ekspor perdana ke Amerika dan Iran dalam waktu dekat.

Priyanto menyebutkan bahwa permintaan ekspor tersebut akan dilakukan kembali pada akhir Juni dan Juli mendatang.

“Dari Amerika akan dikirim 2 kontainer 40 feet akhir bulan, dan ke Iran pada 7 atau 8 Juli, sebanyak 1 kontainer 20 feet,” sebutnya.

Adapun, untuk  hingga akhir tahun 2021, Priyanto menargetkan pengiriman pisang Kepok Grecek Kaltim ke lima negara tujuan di seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper