Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Kalimantan Timur: Kasus Positif Nyaris Nol, Separuh Kaltim Zona Hijau

Kaltim berstatus zona kuning dan zona hijau. Sebanyak 5 kabupaten/kota berstatus zona kuning dan 5 kabupaten/kota berstatus zona hijau.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  02:08 WIB
Infografis Covid-19 Kaltim, per 23 Mei 2022. - Satgas Penanganan Covid/19 Kaltim
Infografis Covid-19 Kaltim, per 23 Mei 2022. - Satgas Penanganan Covid/19 Kaltim

Bisnis.com, BALIKPAPAN –  Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengalami perbaikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, pada Senin (23/5/2022), jumlah terkonfirmasi positif satu, 6 kasus sembuh dan tidak ada kasus meninggal dunia akibat Covid-19.

"Satu kasus positif hari ini berasal dari Kutai Timur," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Senin (23/5/2022).

Saat ini, wilayah Kaltim hanya berstatus zona kuning dan zona hijau. Sebanyak 5 kabupaten/kota berstatus zona kuning dan 5 kabupaten/kota berstatus zona hijau.

Pasien sembuh paling banyak berasal dari Kabupaten Kutai Barat yaitu sebanyak lima orang dan Kota Balikpapan satu orang.

Total kasus positif mencapai 206.306 kasus, dirawat  25 kasus, sebanyak 200.569 kasus sembuh dan 5.712 meninggal dunia.

Andi mengimbau kepada masyarakat Kaltim untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Meski laporannya terus mendekati nol kasus, terus melandai, tetap saja kita tidak boleh lengah menerapkan protokol kesehatan karena Covid-19 belum benar-benar berakhir. Tentu kita tidak ingin tiba-tiba ada lonjakan kasus karena kelengahan kita," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan timur Virus Corona Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top