Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Kaltim Naik

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Kaltim Ricky P Gozali menyatakan adanya indikasi peningkatan terhadap keuangan pemerintah daerah, baik realisasi pendapatan maupun belanja pemerintah.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 16 Juni 2022  |  17:24 WIB
Kantor Gubernur Kaltim - Bisnis/Muhammad Mutawallie Sya'rawie
Kantor Gubernur Kaltim - Bisnis/Muhammad Mutawallie Sya'rawie

Bisnis.com, BALIKPAPAN –– Kinerja keuangan pemerintah di Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I/2022.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Kaltim Ricky P Gozali menyatakan adanya indikasi peningkatan terhadap keuangan pemerintah daerah, baik realisasi pendapatan maupun belanja pemerintah.

“Secara keseluruhan, realisasi pendapatan pemerintah di Provinsi Kaltim sampai dengan kuartal I/2022 mencapai Rp2,01 triliun,” ujarnya, Rabu (15/6/2022).

Dia menambahkan, realisasi belanja pemerintah tercatat sebesar Rp1,28 triliun, atau naik 16,32 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Ricky mengungkapkan bahwa peningkatan kinerja keuangan di tingkat pemerintah provinsi pada kuartal I/2022 disebabkan oleh tingginya realisasi pendapatan.

“Realisasi pendapatan kuartal I/2022 adalah Rp2,01 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pendapatan kuartal I/2021 yang hanya sebesar Rp1,84 triliun,” ungkapnya.

Dia menuturkan bahwa realisasi belanja tercatat sebesar Rp12,84 triliun, atau tumbuh 16,32 persen (yoy) dari Rp1,10 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Peningkatan realisasi belanja pada kuartal I/2022 dipengaruhi oleh tingginya realisasi belanja transfer bagi hasil ke Kabupaten/Kota/Desa yang meningkat hingga 91,70 persen (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” tuturnya.

BELANJA APBN

Mantan Kepala Grup Departemen Internasional Bank Indonesia ini menyebutkan realisasi belanja APBN di wilayah Kaltim sampai dengan kuartal I/2022 tercatat sebesar Rp768,41 miliar atau turun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Secara nominal, nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada kuartal I/2022 yang mencapai Rp895,80 miliar," sebutnya.

Berdasarkan daerahnya, Kota Samarinda memiliki pagu belanja APBN tertinggi dengan realisasi belanja sebesar Rp251,28 miliar, diikuti Kota Balikpapan dengan realisasi sebesar Rp199,12 triliun.

Sementara itu, Kabupaten Mahakam Ulu merupakan daerah dengan nominal realisasi belanja paling rendah yaitu sebesar Rp1,36 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top