Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Telur Mahal? Begini Jumlah Stok dan Harga di Balikpapan Sepekan Terakhir

Ketua KPPU Kanwil V Balikpapan Manaek Pasaribu menyatakan stok telur ayam sampai saat ini di Kota Balikpapan cukup aman.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 29 Agustus 2022  |  11:07 WIB
Harga Telur Mahal? Begini Jumlah Stok dan Harga di Balikpapan Sepekan Terakhir
Pedagang menunjukkan telur di Jakarta, Minggu (31/7/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN –

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah Kerja Kanwil V menyebutkan harga telur ayam di Kota Balikpapan tidak mengalami perubahan sejak seminggu terakhir.

Ketua KPPU Kanwil V Balikpapan Manaek Pasaribu menyatakan stok telur ayam sampai saat ini di Kota Balikpapan cukup aman.

Kantor Wilayah V KPPU akan terus mengawasi dari hulu hingga hilir komoditi telur ayam dan menghimbau agar produsen, distributor dan pedagang eceran tidak menetapkan harga yang eksesif pasca isu kenaikan telur di Pulau Jawa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (29/8/2022).

Dia menambahkan, Kanwil V KPPU Balikpapan melakukan pengumpulan data dan informasi kepada beberapa pedagang telur ayam di Pasar Klandasan dan Pasar Pandan Sari.

Kemudian, dia menyebutkan telur ayam yang beredar di Kota Balikpapan dipasok dari Surabaya dan Balikpapan. Terkait penjualan telur, kata Manaek, berbeda dengan Pulau Jawa dimana masyarakat Kota Balikpapan membeli telur dalam jumlah satuan butir atau per-rak, sedangkan masyarakat di Jawa membeli telur ayam dengan ukuran Kilogram.

Selanjutnya, harga telur ayam di Kota Balikpapan berada di kisaran harga Rp1.900–Rp2.000/butir atau Rp59.000/rak untuk telur yang berasal dari Kota Balikpapan, sedangkan telur yang didatangkan dari Surabaya berada di kisaran harga Rp2.000 – 2.100/butir atau Rp62.000/rak.

Jika dikonversi ke kilogram harga telur berada pada kisaran Rp29.000 untuk telur yang berasal dari Kota Balikpapan dan 31.000 untuk telur yang berasal dari Surabaya,” terang Manaek.

Kemudian, Manaek menyebutkan Kanwil V KPPU meninjau langsung produsen telur ayam di Kota Balikpapan, dimana sebagian peternak mengaku jika harga yang berlaku merupakan ketetapan dari Pinsar.

Jangan sampai Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) mengatur harga jual telur ayam di daerah,” sebutnya.

Saat ini telur lokal yang beredar di pasar hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan sekitar 40 persen, sisanya 60 persen didatangkan dari luar daerah seperti Pulau Jawa (Kota Surabaya) dan Sulawesi.

Manaek menjelaskan faktor yang menyebabkan harga telur ayam mengalami kenaikan yaitu adanya lonjakan harga bibit ayam dan harga pakan ayam yang didatangkan dari luar Kalimantan.

Adapun, harga telur ayam yang dijual dan diedarkan kepada pengumpul berdasarkan kualifikasi Grade diantaranya yaitu:

Grade A dengan berat 1,8 Kg hingga 2 Kg/rak dijual dengan harga Rp54.000 (Rp 1.800/butir)

Grade B dengan berat 1,7 Kg/rak dijual dengan harga Rp50.000/piring (Rp 1.700/butir)

Grade C dengan berat 1,6 Kg/rak dijual dengan harga Rp48.000 (Rp 1.600/butir)

Manaek mengungkapkan bahwa harga tersebut merupakan harga dari produsen, jika tambah dengan biaya angkut biasanya harga naik berkisar Rp1.500-Rp2.000/rak

Dia menuturkan bahwa KPPU Kanwil V akan terus memantau kenaikan harga telur ayam khususnya di wilayah kerja Kanwil V serta turun kelapangan melakukan validasi apabila terjadi potensi perlanggaran persaingan usaha tidak sehat.

KPPU sesuai dengan UU No.5 Tahun 1999 akan melakukan upaya pencegahan, dan penegakan hukum apabila diperlukan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur ayam kppu
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top