Usaha Konstruksi Kaltim Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Pertumbuhan ini didukung oleh pembangunan strategis nasional yang masif sepanjang tahun.
Titik Nol IKN./Humas Setkab-Oji.
Titik Nol IKN./Humas Setkab-Oji.

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Bank Indonesia mencatat lapangan usaha (LU) konstruksi Kaltim tumbuh sebesar 7,79 persen (yoy) pada tahun 2022.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Ricky P Gozali menyatakan capaian itu meningkat dari pertumbuhan sebesar 3,94 persen (yoy) pada tahun 2021. 

“Pertumbuhan ini didukung oleh pembangunan strategis nasional yang masif sepanjang tahun, termasuk Refinery Development Master Project (RDMP) RU V Balikpapan, Bendungan Sepaku Semoi, dan berbagai proyek infrastruktur jalan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/3/2023).

Ricky mengungkapkan bahwa ada kuartal III dan IV, terdapat pembangunan yang cukup masif untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memiliki total luas sebesar 256.142 hektare.  

“Fase pembangunan IKN saat ini berada pada tahap awal, yang akan berlangsung dari tahun 2022 hingga 2024. Pada fase ini, infrastruktur dasar dan sarana utama di Kawasan Ibu Kota dan Pusat Pemerintahan (KIPP) akan dibangun, termasuk pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahap awal dan inisiasi sektor-sektor ekonomi prioritas,” ungkapnya.

Hal tersebut menjadikan kinerja lapangan usaha konstruksi di Kaltim pada kuartal IV/2022 tumbuh sebesar 10,71 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 9,28 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya. 

"Kinerja lapangan usaha konstruksi yang solid didorong oleh pembangunan proyek strategis seperti RDMP RU V Balikpapan, Bendungan Sepaku Semoi, dan berbagai proyek infrastruktur jalan. Selain itu, upaya penyiapan infrastruktur di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja lapangan konstruksi," terang Ricky.

Dia menyebutkan Bank Indonesia memprakirakan bahwa LU konstruksi akan melanjutkan tren pertumbuhan positif pada kuartal I/2023, didorong oleh faktor baseline yang rendah pada capaian kuartal I/2022. 

“Kuartal I/2023 diharapkan akan tumbuh lebih tinggi, seiring dengan pemerintah yang terus melanjutkan pembangunan konstruksi di wilayah Kalimantan Timur, khususnya pembangunan IKN yang semakin masif,” sebutnya.

Dia menuturkan bahwa pembangunan IKN di tahun 2023 diprakirakan akan semakin masif, dengan titik puncaknya yang diprakirakan akan terjadi pada kuartal IV/2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper