Bapenda Samarinda Upayakan Kenaikan Pendapatan Asli Daerah

Bapenda Samarinda berhasil melebihi target PAD tahun 2023 dengan capaian 113%, yaitu realisasi sebesar Rp856 miliar, atau naik Rp108 miliar.
Potret uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000./Bloomberg/Brent Lewin
Potret uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000./Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pendapatan asli daerah (PAD).

Bapenda Samarinda berhasil melebihi target PAD tahun 2023 dengan capaian 113%, yaitu realisasi sebesar Rp856 miliar, atau naik Rp108 miliar. 

"Setiap OPD sebagian besar telah memenuhi target dan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, hasilnya memuaskan," ujar Kepala Bapenda Samarinda Hermanus Barus di Samarinda, Selasa (30/1/2024).

Dia menambahkan, peningkatan PAD harus diiringi dengan peningkatan pelayanan. Perangkat daerah yang belum mencapai target diminta untuk meningkatkan pelayanan yang dirasakan masyarakat.

"Kuncinya adalah memberikan pelayanan terbaik, karena jika masyarakat merasa terlayani, mereka akan membayar dengan senang," katanya.

Menurut Hermanus, salah satu sumber PAD yang menjadi fokus Bapenda pendapatan asli daerahadalah pajak restoran dan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Hermanus menjelaskan, pajak restoran masih menjadi PR karena masih banyak yang belum terdaftar sebagai wajib pajak.

"Wajib pajak dibagi menjadi dua, yaitu yang patuh dan patut. Meskipun ada yang patuh dalam membayar dan melapor, namun angka yang dilaporkan belum tentu patut atau benar. Oleh karena itu, restoran yang belum terdaftar diminta untuk mendaftar, dan yang sudah terdaftar diminta untuk membayar pajak dengan benar," jelasnya.

Sementara itu, pajak PBB saat ini berada pada urutan keempat sebagai pajak tertinggi, dimana hal itu masih belum ideal untuk PAD Kota Samarinda.

Hermanus mengatakan, perlu pemutakhiran data untuk mencerminkan perkembangan kota, seperti pembaruan informasi mengenai jalanan yang telah diaspal, maupun tipe rumah yang berubah.

"Pemutakhiran data dilakukan melalui sensus pajak door-to-door. Kami membuka rekrutmen untuk sensus pajak ini untuk siapa pun yang berminat. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di media sosial terkait lowongan kerja. Proses rekrutmennya sangat terbuka," ungkapnya.

Hermanus berharap, dengan upaya-upaya yang dilakukan Bapenda Samarinda, PAD Kota Samarinda dapat terus meningkat dan digunakan untuk pembangunan di Kota Tepian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler