4 Perusahaan Minati Kawasan Industri Tanah Kuning-Mangkupadi, Kaltara

Sebanyak empat perusahaan menyatakan berminat mengelola Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kalimantan Utara.
Yanuarius Viodeogo | 10 Agustus 2018 20:41 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebanyak empat perusahaan menyatakan berminat mengelola Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kalimantan Utara.

Adapun, dari hasil rapat percepatan realisasi KIPI di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dibadiri Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, baru-baru ini.

Irianto mengatakan, ada empat perusahaan berminat dan baru satu perusahaan yang telah memperoleh rekomendasi yaitu PT Indonesia Strategis Industri (ISI).

"Sejauh ini baru PT ISI baru diberikan rekomendasi seluas 1.078 hektare dari yang diusulkan seluas 11.000 hektare dan telah dijadwalkan verifikasi kelengkapan dokumen dari PT Adidaya Supra Kencana," kata Irianto dari siaran pers, Jumat (10/8).

Keempat perusahaan lain yang menyatakan minat adalah PT ISI, PT Adidaya Supra Kencana, PT Dragon Land dan PT Kayan Patria Propertindo.

Masing-masing diminta oleh Pokja menyertakan bukti kepemilikan lahan dan dukungan lainnya yang telah diverifikasi.

Menurutnya, KIPI tidak akan diberikan kepada satu perusahaan saja

Sementara itu, kata dia, sama dengan daerah lain ada kendala di pembebasan lahan termasuk untuk KIPI seperti banyak warga setempat tidak memiliki surat tanah, harga jual tanah mahal, dan sebagian besar pemilik lahan tid berdomisili di Tanah Kuning-Mangkupadi.

Tag : kawasan industri, kaltara
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top