Industri Olahan Besar dan Sedang Kaltara Tumbuh 31,6 Persen

Pemprov Kalimantan Utara berharap peningkatan industri pengolahan kategori sedang dan besar sebesar 31,6 persen dapat  mendorong pertumbuhan ekonomi serta memberikan lapangan pekerjaan.
Yanuarius Viodeogo | 26 April 2019 02:04 WIB
Multiplek alias plywood dibuat dari kulit kayu yang berlapis-lapis dan kemudian dipress menggunakan tekanan yang sangat tinggi. Multiplek mempunyai tekstur rapat, kekuatan tinggi, dan tahan air. - foto: perthtimberco.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov Kalimantan Utara berharap peningkatan industri pengolahan kategori sedang dan besar sebesar 31,6 persen dapat  mendorong pertumbuhan ekonomi serta memberikan lapangan pekerjaan.

Kadis Perindustrian, Perdaganagn, Koperasi dan UKM Kaltara Hartono mengatakan, pada 2017 ada 19 perusahaan dan pada 2018 lalu bertambah menjadi 25 perusahaan.

"Peningkatan industri itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan harapannya berdampak positif pada peningkatan tenaga kerja," kata Hartono dari siaran pers Pemprov, Kamis (25/4/2019).

Dia mengatakan, penyerapan tenaga kerja di Kota Tarakan tertinggi dibandingkan kabupaten lain yakni sebanyak 7.439 orang di 10 perusahaan.

Adapun, kabupaten penyumbang berikutnya dari Kabupaten Nunukan dengan 4 perusahaan menyerap 6.208 orang, disusul Bulungan sebanyak 916 tenaga kerja di 2 perusahaan. Sisanya di Kabupaten Tana Tidung dan Malinau. 

Mereka bekerja di industri kelautan, pengolahan udang beku atau coldstorage, perkebunan kelapa sawit, pengolahan kayu jenis plywood dan moulding. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri pengolahan, kaltara

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top