Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Kaltim Tetapkan Kawasan Konservasi di Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah merilis Program penyelamatan kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Derawan dan Perairan sekitarnya di Kabupaten Berau.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 17 November 2019  |  20:17 WIB
Keindahan bawah laut di Kepuluan Derawan Kalimantan Timur - Youtube
Keindahan bawah laut di Kepuluan Derawan Kalimantan Timur - Youtube

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah merilis Program penyelamatan kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Derawan dan Perairan sekitarnya di Kabupaten Berau.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Riza Indra Riadi mengatakan saat ini sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 60/2019 tentang rencana pengelolaan dan zonasi kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Derawan dan Perairan sekitarnya di Kabupaten Berau Provinsi Kaltim Tahun 2019-2039 terus dilakukan.

"Sosialisasi ini penting. Agar masyarakat mengetahui kawasan-kawasan yang boleh dieksploitasi. Ada kawasan-kawasan yang dilindungi dan bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan lingkungan hidup di kawasan konservasi pesisir dapat terjaga dengan baik," kata Riza, Minggu (17/11/2019).

Menurut Riza dengan memahami Pergub ini maka masyarakat bisa bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di kawasan tersebut. Disebutkan Riza bahwa di kawasan yang sudah ditetapkan terdapat biota-biota laut yang dilindungi.

Pemerintah berharap tidak ada lagi pembangunan-pembangunan di kawasan konservasi. Contohnya, membangun jembatan untuk masuk di kawasan konservasi dengan alasan pengembangan wisata. Tentu hal ini tidak boleh terjadi.

Kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Derawan dan Perairan sekitarnya terbagi dua jenis kawasan. Yakni, taman pesisir seluas 151.859,57 Ha dan taman pulau kecil seluas 133.689,38 Ha dengan total 285.548,95 Ha.

Kepala Biro Ekonomi Setprov Kaltim Nazrin mengatakan perlu adanya satuan tugas yang mengawasi zonasi di kawasan konservasi. Dengan begitu masyarakat benar-benar memahami pemanfaatan kawasan tersebut.

Terutama, lanjutnya, pengawasan dari para pemerhati lingkungan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan.

"Semoga program ini betul-betul bermanfaat dan tepat fungsi," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim berau pulau derawan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top