Operasional Penuh Tol Balikpapan Samarinda Molor ke Maret 2020

Operasional penuh Jalan Tol Balikpapan -- Samarinda diperkirakan kembali molor dari target semula pada akhir tahun ini.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  20:22 WIB
Operasional Penuh Tol Balikpapan Samarinda Molor ke Maret 2020
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. - PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Operasional penuh Jalan Tol Balikpapan -- Samarinda diperkirakan kembali molor dari target semula pada akhir tahun ini.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan progres Jalan Tol Balikpapan-- Samarinda di Seksi II, III, dan IV sudah memasuki uji layak fungsi. Tiga seksi tersebut menjadi porsi yang mesti dikerjakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Jasa Marga Balikpapan -- Samarinda.

Danang menyebutkan selanjutnya penerbitan Uji Laik Fungsi dapat dilakukan sekitar satu minggu hingga dua minggu setelah melakukan perbaikan dari rekomendasi yang dilakukan selama uji laik fungsi.

Menurut Danang, operasional ruas yang menjadi porsi badan usaha di seksi II, III, dan IV masih dapat dilakukan pada akhir tahun ini, tetapi untuk fungsional sepenuhnya, ruas tol sepanjang 99 km tersebut baru dapat dilakukan pada Maret 2020.

"Saat ini audit teknis, Jasa Marga sedang melakukan serah terima aset pemerintah pusat ke Bina Marga dan penghitungan final. Dari Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) awal, Jasa Marga akan memperoleh masa konsesi selama 40 tahun," jelasnya saat tinjauan ke Balikpapan Rabu (4/12/2019).

Rencana operasional kembali molor dari rencana sebelumnya untuk bisa operasional penuh pada akhir tahun lantaran kendala klasik lahan dan pondasi baru dapat diselesaikan.

Saat ini pihaknya baru menghitung terdapat tambahan nilai investasi sebesar Rp80 miliar sebagai dampak porsi pengerjaan ruas mellalui APBD yang dialihkan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Akan dihitung bagi tambahan investasi yang harus ditanggung BUJT tetapi selama ini kami tetap berharap tarif yang dikenakan kepada masyarakat masih mencapai 1.000 per km,”tekan Danang.

Berdasarkan data BPJT Progres pengerjaan Tol Balsam porsi BUJT di seksi II, III, dan IV telah mencapai 100% sedangkan yang menjadi porsi pemerintah mencapai 96,20%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol balikpapan-samarinda

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top