Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masih Sesuai Jadwal, Begini Rencana 'Spin Off' Bank Kaltimtara

Perseroan terus melakukan langkah-langkah persiapan yang dilakukan komite spin off.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 13 Mei 2020  |  17:19 WIB
Pegawai Bank Kaltimtara melayani penarikan uang di kantor cabang. - Istimewa/Humas
Pegawai Bank Kaltimtara melayani penarikan uang di kantor cabang. - Istimewa/Humas

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana pemisahan usaha atau spin off PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) masih sesuai jadwal yang direncanakan.

Pemimpin Sekretariat Perusahaan Bank Kaltimtara, Baharuddin Rivai mengatakan bahwa saat ini entitasnya terus melakukan langkah-langkah persiapan yang dilakukan komite spin off.

“Target kami selesai pada 2022. Semua pemegang saham sangat mendukung proses ini,” katanya saat dihubungi, Rabu (13/5/2020).

Rivai menjelaskan bahwa pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), telah disepakati untuk mendirikan Bank Umum Syariah dan menjadi perusahaan anak PT BPD Kaltimtara.

Sementara itu, pandemi Covid-19 tidak akan berpengaruh dalam proses spin off. Bank Kaltimtara tetap berharap wabah segera selesai sehingga kondisi kembali normal.

Spin off dan merger menjadi salah satu isu penting perbankan syariah. Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia 11/10/PBI/2009, Unit Usaha Syariah (UUS) wajib dipisahkan dari induk jika nilai asetnya mencapai 50% dari total induk.

Di sisi lain, seluruh UUS wajib berdiri sendiri 15 tahun setelah Undang-Undang 21/2008 tentang Perbankan Syariah diterbitkan. Artinya, pada tahun 2023 semua UUS sudah harus jadi entitas yang berdiri sendiri.

Spin off dilakukan Bank Kaltimtara karena melihat prospek ekonomi syariah baik di provinsi Kalimantan Timur maupun Utara cukup baik. Sehingga langkah tersebut bisa menjadi strategi memperkuat penyaluran pembiayaan

“Total aset UUS posisi maret 2020 kisaranya Rp1,7 triliun. Aset UUS ada kisaran 6,5 persen dari keseluruhan total aset Bank Kaltimtara,” jelas Rivai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah kaltim bank kaltimtara
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top