Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bupati Kutai Timur Dicokok KPK, Wakil Bupati Jadi Pelaksana Tugas

Sesuai Undang-Undang Pemerintahan Daerah, wakil bupati ditetapkan menjadi pelaksatan tugas untuk memimpin daera hingga terpilihnya bupati definitif.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  02:59 WIB
Bupati Kutai Timur Ismunandar (kiri) bersama istri yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria (kanan) dibawa menuju mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka pascaterjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (4/7/2020). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso\n\n
Bupati Kutai Timur Ismunandar (kiri) bersama istri yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria (kanan) dibawa menuju mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka pascaterjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (4/7/2020). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso\\n\\n

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang ditunjuk Menteri Dalam Negeri untuk memimpin kabupaten tersebut hingga terpilihnya bupati definitif.

Keputusan itu merupakan buntut dari dicokoknya Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan pekan lalu. Sesuai Undang-Undang Pemerintahan Daerah, wakil bupati ditetapkan menjadi pelaksatan tugas untuk memimpin daera hingga terpilihnya bupati definitif.

Juru Bicara Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Syafranuddin mengatakan bahwa penunjukan Kasmidi seiring terbitnya Surat Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian No. 131.64/3920/SJ tanggal 7 Juli 2020.

“Dalam Suratnya, Mendagri menunjuk Kasmidi Bulang sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutim berkaitan berhalangannya Bupati Kutim dalam melaksanakan tugas keseharian. Sehingga wakil kepala daerah harus melaksanakan tugas wewenang sebagai kepala daerah,” katanya, Kamis (9/7/2020).

Pria yang disapa Ivan ini menuturkan bahwa penunjukkan Plt guna menjamin kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di Kutim. Selain itu, dia akan melaksanakan tugas serta wewenang berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Surat Mendagri telah ditindaklanjuti Gubernur Kaltim Isran Noor dengan menerbitkan surat No. 131.64/4041/B.PPOD.II tentang penugasan Wabup Kutim selaku Plt Bupati Kutim yang dikirim kepada Ketua DPRD Kutim serta Wabup Kasmidi Bulang. Menyampaikan pesan dari Isran, Plt diminta agar menjaga ketertiban dan keamanan bagi semua pihak.

“Masalah yang terjadi di Kutim, harus disikapi dengan bijak dan mengedepankan pelaksanaan roda pemerintahan serta kesejahteraan rakyat yang bermuara dari terpenuhinya hajat orang banyak terlebih disaat pademi Corona,” ucap Ivan.

Seperti diketahui, KPK menjaring belasan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (2/7/2020). Dua di antaranya adalah Bupati Kutai Timur (Kutim), Ismunandar dan istrinya yang juga Ketua DPRD Kutai Timur Encek UR Firgasih.

Tim satuan tugas KPK mengamankan sejumlah uang dan buku rekening dalam OTT Bupati Kutai Timur Ismundar.

Adapun, Ismunandar menjabat sebagai Bupati Kutim untuk periode 2016 hingga 2021. Pria  berusia 59 tahun itu juga diketahui aktif sebagai Penasihat Partai Nasional Demokrasi (NasDem).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim kalimantan timur kutai timur
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top