Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Balikpapan: Sepekan Terakhir Klaster Keluarga Dominan

Peningkatan klaster keluarga menyebabkan rasio penularan di Balikpapan turut meningkat pada pekan ini menjadi 0,8 dibandingkan minggu lalu yang berada di angka 0,42.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 30 November 2020  |  19:41 WIB
Ilustrasi - Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. - Antara/Novi Abdi
Ilustrasi - Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. - Antara/Novi Abdi

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Kota Balikpapan mengalami peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster keluarga dalam sepekan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Julianty menyatakan bahwa peningkatan klaster keluarga tersebut menyebabkan RO naik di Balikpapan pada pekan ini menjadi 0,8 dibandingkan minggu lalu yang berada di angka 0,42.

“RO menunjukkan rasio penularan jika klaster keluarga meningkat otomatis akan naik karena jelas hubungan penularannya, akan berbeda jika klaster naik dari satu perusahaan ke perusahaan lain, itu tidak menaikkan [tingkat RO],” ujarnya, Senin (30/11/2020).

Wanita yang akrab disapa Dio ini menjelaskan klaster yang muncul di antaranya 10 klaster keluarga di 5 lokasi perumahan, 4 klaster perkantoran, dan 1 klaster tenaga medis.

Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan solusi kepada warga untuk dapat memenuhi arahan pemerintah yaitu melakukan isolasi mandiri di embarkasi haji.

“Jangan bertahan isolasi mandiri di rumah karena ini memperluas terjadinya klaster keluarga. Jangan sampai [di Balikpapan] menyentuh angka 1 [tingkat RO] lagi,” jelasnya.

Dio menyatakan bahwa minggu ke-47 atau minggu ini, kasus terkonfirmasi positif lebih rendah dibandingkan minggu ke-45 dan ke-46 dengan  penurunan sebesar 2,76 persen serta kondisi pasien rumah sakit yang turut mengalami penurunan sebesar 3,61 persen dibanding minggu sebelumnya.

Begitu pula dengan pasien isolasi mandiri yang turut mengalami penurunan 4,02 persen ( dari 76,28 persen menjadi 72,26 persen).

“Angka kesembuhan secara riil jumlahnya turun karena jumlah yang sakit juga turun,” kata Dio.

Adapun, testing rate minggu ke-47 adalah 8,81 per 1.000 penduduk per minggu, di atas standar minimal WHO yaitu 1 per 1.000 penduduk per minggu, lebih baik daripada minggu lalu dengan angka 7,8.

Untuk angka kematian dari yang semula 0,44 persen atau berjumlah 1 kasus pada minggu ke-47 menjadi 2,17 persen atau berjumlah 5 kasus.

Selanjutnya, dalam upaya pencegahan Covid-19 agar tidak semakin meluas, Dinkes Balikpapan bersama Tim Polisi Pamong Praja, TNI, Polri, dan Satuan Tugas Kecamatan terus melakukan pendisiplinan dengan tracing dan testing.

Berdasarkan data per 30 November, penambahan kasus positif Kota Balikpapan sebanyak 17 orang serta terdapat penambahan 2 kasus yang dirawat di rumah sakit, 2 orang melakukan isolasi mandiri, serta tidak ada kasus meninggal dunia.

Total sebanyak 4.460 orang positif Covid-19, 116 orang dirawat di rumah sakit, 167 orang melakukan isolasi mandiri, 3.947 orang sembuh, dan 230 orang meninggal dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan Covid-19
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top