Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina dan Universitas Mulawarman Kembangkan Biogas di Desa Tani Bhakti

Executive General Manager Regional Kalimantan Freddy Anwar menyatakan konsep biogas dengan sistem komunal terpusat di satu kandang besar itu nantinya akan diolah dan dialirkan gas nya melalui pipa-pipa ke rumah-rumah warga yang prioritas mendapatkan biogas.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 02 April 2021  |  00:07 WIB
Salah satu peternakan sapi di Desa Tani Bhakti yang menjadi mitra dari Koperasi Berkah Salama Jaya (BSJ). - Istimewa
Salah satu peternakan sapi di Desa Tani Bhakti yang menjadi mitra dari Koperasi Berkah Salama Jaya (BSJ). - Istimewa

Bisnis.com, SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) bersama Universitas Mulawarman melakukan pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas dan listrik untuk digunakan oleh warga desa Tani Bhakti.

Executive General Manager Regional Kalimantan Freddy Anwar menyatakan konsep biogas dengan sistem komunal terpusat di satu kandang besar itu nantinya akan diolah dan dialirkan gas nya melalui pipa-pipa ke rumah-rumah warga yang prioritas mendapatkan biogas.

Freddy menambahkan bahwa Pertamina sangat mendukung adanya sumber energi baru dan terbarukan agar dapat terus menjaga lingkungan dan sebagai bentuk aksi dari meminimalkan perubahan iklim.

“Pertamina juga telah membantu beberapa fasilitas baik untuk penggemukan sapi dan pengolahan biogas antara lain kandang, mobil angkut operasional, mesin pemotong rumput, gerobak dorong dan fasilitas lainnya. Dibantu dengan civitas akademika Universitas Mulawarman, pengolahan biogas ini juga dimonitor dan terus dievaluasi.” ujarnya, Kamis (1/4/2021).

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa menggunakan Bright Gas, produk LPG nonsubsidi Pertamina sangat aman, harga terjangkau, dan tentunya berkualitas.

Bersama Koperasi Berkah Salama Jaya (BSJ), kelompok peternak sapi golongan mampu yang dahulu menggunakan LPG PSO 3 Kg dapat beralih menggunakan Bright Gas dengan metode hasil penjualan sapi akan disisihkan hasilnya untuk penukaran tabung 3 kg menjadi bright gas 5,5 kg.

“Akan ada satu outlet bright gas di lokasi ini, untuk membantu menyuplai kebutuhan LPG bagi para peternak dan masyarakat desa Tani Bhakti dan sekitarnya yang cukup sulit dan jauh aksesnya. Bawa sapi juga bawa Bright Gas, mekanisme seperti itu yang akan dilakukan. Harapannya, banyak masyarakat yang mengetahui kualitas yang baik dari pengalamannya menggunakan LPG tersebut,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pertamina senantiasa berjuang untuk menyalurkan energi hingga ke pelosok negeri dengan memperhatikan masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang berkesinambungan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina biogas
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top