Tol Balikpapan-Samarinda Diyakini Beroperasi Desember 2019

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjamin tol Balikpapan-Samarinda bisa rampung pada akhir tahun ini.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 25 April 2019  |  19:58 WIB
Tol Balikpapan-Samarinda Diyakini Beroperasi Desember 2019
Tol Balikpapan-Samarinda. - Ist/Jasa Marga

Bisnis.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjamin tol Balikpapan-Samarinda bisa rampung pada akhir tahun ini.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan tahun ini pembebasan lahan tol Balikpapan-Samarinda bisa selesai 100%. Meskipun ada masalah pembebasan lahan sebanyak 105 bidang lahan dari KM 13 Balikpapan sampai Batakan.

Hadi mengaku masalah itu sudah diselesaikan karena ada konsinyasi dan penambahan lahan yang dibebaskan. Dana juga dipastikan telah disiapkan melalui APBN. Adapun penambahan dana dari APBN diperkirakan Hadi sekitar Rp400 miliar.

“Progresnya sekitar 85% [sekarang]. Tadinya jam Rp9 triliun sekitar itu, jadi Rp11 triliun dari APBN,” kata Hadi dikutip dari siaran pers, Kamis (25/4/2019).

Dia menyatakan masalah Seksi III dimana dalam trase tersebut ada lahan bekas tambang juga telah diatasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur Taufik Fauzi mengatakan masih tersisa pengerjaan 13%-15% untuk tol ini karena ada kebutuhan konstruksi dan drainase akibat pelebaran.

Kemudian lebar jalan yang awalnya 50 meter ditambah menjadi 120 meter. Taufik membenarkan bahwa total keseluruhan konstruksi saja sudah mencapai Rp11,5 triliun.

“Kita selesaikan di akhir Desember 2019, lahan semua selesai Juni,” papar Taufik.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan terkait wilayah lahan yang masih bermasalah di Balikpapan-Batakan, Pemkot Balikpapan sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pembebasan lahan.

Menurut Rizal rata-rata persoalan pembebasan itu karena peruntukan yang tumpang tindih. Dia juga mengaku telah meminta bantuan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Ini sudah 90% cuma ada tambahan yang perlu diselesaikan, pekerjaan utama tidak terganggu lagi,” terang Rizal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, balikpapan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top