Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jelajah Agri Pupuk Kaltim 2022, Potensi Tanaman Hortikultura di Kaltim Masih Terbuka Lebar

Produksi tanaman hortikultura di Kaltim masih kurang, sehingga pasokannya masih mengandalkan dari Pulau Jawa.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  09:45 WIB
Jelajah Agri Pupuk Kaltim 2022, Potensi Tanaman Hortikultura di Kaltim Masih Terbuka Lebar
Petani binaan Pupuk Kaltim berhasil mencapai produksi semangka yang optimal. - JIBI/Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Potensi tanaman hortikultura seperti melon dan semangka di Kalimantan Timur masih potensial untuk dikembangkan karena pasar yang masih terbuka lebar.

Rudy Prambudi, pemilik lahan pertanian melon dan semangka asal Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengatakan bahwa dirinya mulai bertani melon dan semangka sejak 2015. Hasil pertanian ini banyak diambil oleh pengepul dari Samarinda selain juga dari sekitar Marangkayu.

“Itu masih kurang kalau untuk memenuhi konsumsi lokal. Pasokan dari Jawa juga banyak yang masuk ke sini,” tuturnya, Rabu (24/8/2022)

Dia mengklaim bahwa khusus melon dan semangka, dirinya memiliki lahan paling luas yang ada di Kecamatan Marangkayu, bahkan Kota Bontang.

Dia berharap pemerintah dapat memfasilitasi petani dalam hal pemasaran atau minimal dijadikan kebun percontohan sebagai ajang promosi.

"Saya berharap bisa dijadikan percontohan kebun ini, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,"  pungkasnya.

Bisnis Indonesia bersama Pupuk Kaltim menggelar Program Jelajah Agri yang akan mengeksplorasi Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan pada 22-25 Agustus 2022 untuk melihat langsung peran pupuk bagi industri agri. Program ini juga didukung oleh Toyota dan PT Transkon Jaya Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk kaltim Jelajah Agri
Editor : Rachmad Subiyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top