Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalsel Himpun Pendapatan Rp10,16 Triliun Kuartal II/2022

Perolehan itu naik 42,20 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp24,07 triliun.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 28 September 2022  |  19:32 WIB
Kalsel Himpun Pendapatan Rp10,16 Triliun Kuartal II/2022
Para wanita berjualan di pasar terapung di Sungai Barito Kalimantan Selatan. - Indonesia Travel
Bagikan

Bisnis.com, SAMARINDA — Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatatkan realisasi pendapatan daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) secara agregat mencapai Rp10,16 triliun pada kuartal II/2022.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalsel Sulaimansyah menyatakan perolehan itu naik 42,20 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp24,07 triliun.

“Pendapatan Daerah Kalsel meningkat 0,93 persen yang berasal dari pendapatan asli daerah yang turut naik sebesar 19,17 persen secara tahunan (year-on-year/yoy),” ujarnya dikutip dalam Kajian Fiskal Regional Kalsel, Rabu (28/9/2022).

Sementara itu, pendapatan transfer pemerintah pusat berkontribusi paling besar pada APBD Kalsel yaitu senilai Rp7,28 triliun atau 71,69 persen dari total pendapatan daerah.

Kontribusi pendapatan transfer pemerintah pusat yang mencapai angka 71,69 persen menunjukkan bahwa pemerintah pusat dalam menopang pendapatan daerah provinsi Kalimantan Selatan masih sangat tinggi, sedangkan komponen PAD yang lain mengalami penurunan.

“Jika dilihat dari kontribusi pendapatan asli daerah terhadap pendapatan daerah, rata-rata pemerintah daerah se-Kalsel masih di bawah 5 persen terkecuali pemerintah daerah provinsi,” terang Sulaimansyah.

Dia menyebutkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kalsel menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) tertinggi hingga 64,69 persen dari total Pendapatan daerah yang dihasilkan, dimana pajak daerah berkontribusi paling besar.

“Hal tersebut dikarenakan jenis pajak yang diberlakukan pada level provinsi lebih beragam dibandingkan pada level Pemda Kabupaten/Kota,” sebutnya.

Berdasarkan rata-rata komposisi dana transfer terhadap pendapatan daerah diketahui bahwa dari 14 Pemerintah Daerah/Kota/Provinsi, hanya Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjarbaru menjadi daerah dengan kontribusi dana transfer terhadap pendapatan daerah dibawah 50 persen.

Adapun, hal ini menunjukkan bahwa porsi Dana Transfer masih menjadi harapan pemerintah daerah sebagai sumber utama pendapatan daerah di wilayahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendapatan daerah Kalsel
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top