Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

OJK Kaltim Dorong Masyarakat Manfaatkan Peluang Investasi di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Kaltim merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama dengan adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di sekitarnya.
Karyawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Karyawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, SAMARINDA –– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur (Kaltim) mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan peluang investasi yang tersedia di tengah pertumbuhan ekonomi yang positif di provinsi ini. 

Kepala OJK Kaltim Made Yoga Sudharma menyatakan Kaltim merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama dengan adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di sekitarnya. 

Dia menambahkan, hal ini membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dengan menginvestasikan hasil uang yang diperolehnya, khususnya sejumlah warga yang mendapatkan sejumlah uang dari pembebasan lahan proyek pembangunan IKN.

“Mulai bermunculan OKB (orang kaya baru) di Kaltim, khususnya kabupaten PPU akibat perputaran uang yang tidak sedikit saat pembangunan IKN. OJK berencana akan memberikan literasi agar masyarakat dapat mengarahkan investasi hasil uang yang diperolehnya pada produk jasa keuangan yang lebih variatif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/11/2023).

Made menambahkan, OJK Kaltim terus berupaya mendukung pertumbuhan sektor jasa keuangan dan berkomitmen menjaga stabilitas serta kesehatan sektor jasa keuangan di provinsi ini. Sekaligus inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat.

Berdasarkan data OJK, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Kaltim pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 12,34 persen secara year on year (yoy), dan diperkirakan akan naik lebih tinggi pada Desember 2023, sebagian besar sumbangannya berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang digunakan untuk pembangunan yang sedang berkembang.

Sektor pertambangan, perdagangan, perkebunan, dan pertanian tetap menjadi pilar utama ekonomi Kaltim, meskipun terdapat langkah hilirisasi yang baru dimulai. 

Potensi besar terlihat dalam pengembangan sektor hilirisasi ini, seperti pembuatan bahan bakar nabati (BBN) dari sawit, pengolahan batu bara menjadi gas metana, dan lain-lain.

“Kaltim menjadi daya tarik bagi industri dengan adanya IKN, dan OJK optimis dengan pertumbuhan ekonomi ini,” pungkasnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper