Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha TV Kabel Di Penajam Diminta Segera Urus Izin

Penyelenggara televisi kabel di Penajam Paser Utara diminta segera mengurus kelengkapan perizinan agar tidak beroperasi secara ilegal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Desember 2015  |  09:13 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, SAMARINDA—Penyelenggara televisi kabel di Penajam Paser Utara diminta segera mengurus kelengkapan perizinan agar tidak beroperasi secara ilegal.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Timur Jefry Nainggolan mengatakan hampir seluruh TV kabel atau TV berlangganan yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara ilegal karena belum memiliki izin.

“Berdasarkan temuan Polda Kaltim, hampir seluruh TV kabel di Penajam Paser Utara belum memiliki izin dan tanggapan kapolda terkait penemuan pelanggaran TV kabel itu, termasuk tindak pidana,” katanya, Senin (21/12/2015).

Dia mengatakan Ditkrimsus Polda Kaltim sepakat untuk mendorong pembinaan terlebih dahulu dalam penanganan kasus ini. "Jika sudah dalam ranah hukum, KPID tidak bisa membantu, karena kewenangan sepenuhnya pada penegak hukum," ujarnya.

Sesuai amanat UU No.32/2002 tentang Penyiaran, KPID dan Kominfo memiliki tugas yang sama, yakni melakukan pembinaan persuasif agar TV berlangganan dapat mengurus izin penyelenggaraan penyiaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim MZ mengatakan regulasi perizinan penyelenggara siaran harus dipermudah, sehingga pengelola TV kabel dapat segera memiliki izin, mengingat keberadaan TV kabel menjadi kebutuhan masyarakat.

"Proses perizinan itu mudah, tapi dipersulit. Padahal, keberadaan TV sebagai media informasi, hiburan dan edukasi yang dibutuhkan masyarakat," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tv kabel penajam paser utara

Sumber : Antara

Editor : Rachmad Subiyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top