Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sepanjang Tahun 2020 BI Kaltara Catatkan Net inflow Rp190,69 miliar

Arus uang keluar atau outflow dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara sebesar Rp106,629 miliar sepanjang bulan Februari. Realisasi tersebut meningkat 36,13 persen dibandingkan bulan Februari 2019.
Logo bank indonesia
Logo bank indonesia

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Arus uang keluar atau outflow dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara sebesar Rp106,629 miliar sepanjang bulan Februari. Realisasi tersebut meningkat 36,13 persen dibandingkan bulan Februari 2019.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Yufrizal mengatakan bahwa untuk arus uang masuk (inflow) mencapai Rp107,127 miliar atau meningkat 70,14% dari periode yang sama pada tahun 2019. Dengan demikian, wilayahnya mengalami net inflow sebesar Rp498 juta.

“Kondisi net inflow di BI Kaltara disebabkan adanya normalisasi konsumsi masyarakat pasca hari besar keagamaan nasional (HKBN) yang terjadi pada triwulan IV 2019 yang imbasnya masih membukukan inflow yang cukup besar pada bulan Februari 2020,” katanya melalui keterangan pers, Kamis (2/4/2020).

Yufrizal menjelaskan bahwa pada periode itu BI Kaltara tidak melakukan pengiriman ataupun penarikan pada kas titipan BI di Tanjung Selor maupun di Malinau. Hal ini disebabkan kebutuhan uang yang relatif masih bisa dipenuhi dari dropping yang dilakukan pada minggu ketiga dan keempat bulan Januari 2020.

Sementara arus balik uang paska momen HBKN Natal dan tahun baru pada Desember 2019 juga turut memiliki andil terhadap realisasi outflow pada dua Kas Titipan Bank Indonesia. Rata-rata hanya membukukan nominal Rp17 miliar.

Ini membuat dropping pada bulan Februari tidak dilakukan sejalan dengan masih terpenuhinya baik nominal maupun pecahan pada kedua kas titipan.

“Dengan demikian, secara tahunan pada tahun 2020 hingga bulan Februari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara tercatat mengalami net inflow sebesar Rp190,69 miliar,” jelas Yufrizal.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Sutarno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler