Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dinas Perdagangan Balikpapan Monitor Seluruh Peritel

Kalau sekarang beli, cukup untuk dua bulan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  16:18 WIB
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Arzaedi Rachman.
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Arzaedi Rachman.

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Adanya warga Balikpapan yang terindikasi wabah Covid-19 atau virus corona tidak membuat pembelian bahan pokok berlebihan. Setidaknya ada empat orang yang menjalani observasi rumah sakit dan tujuh observasi di rumah.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Arzaedi Rachman mengatakan bahwa telah memonitor seluruh peritel baik itu tradisional maupun modern. Hasilnya tidak ada lonjakan yang berarti.

“Bahan pokok normal saja. Stok masih aman untuk empat bulan ke depan,” katanya di Kantor Wali Kota Balikpapan.

Arzaedi menjelaskan bahwa untuk memastikan ketersediaan pangan, pemerintah akan melakukan rapat dengan para distributor. Mereka juga akan menandatangani pakta integritas untuk menjaga kebutuhan pokok.

Secara keseluruhan, Kota minyak mengandalkan kebutuhan sehari-hari dari Jawa Timur, khususnya Surabaya. Sementara bawang dari Sulawesi dan sayur sebagian dari lokal.

Di sisi lain, Arzaedi mengimbau kepada masyarakat agar membeli pangan sesuai kebutuhan dan ketersediaan. Juga tidak secara dadakan.

“Jadi jangan berbelanja saat musim puncak yaitu lebaran dan bulan Ramadan. Kalau sekarang beli, cukup untuk dua bulan. Bagi kebutuhan itu jangan ditumpuk dalam sebulan. Yang ketahanannya bisa dua bulan, tidak ada salahnya dibeli dari sekarang,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan bahan pokok
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top