Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Evaluasi PPKM Pontianak, Banyak Warga Tak Patuh Prokes

Masih banyak masyarakat yang menggunakan masker karena keterpaksaan, seperti karena takut ditegur oleh petugas dan lainnya
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Juni 2021  |  11:41 WIB
Tenaga kesehatan melakukan pendataan terhadap karyawan mall saat giat serbuan vaksinasi Covid-19 di Ayani Mega Mall, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (23/6/2021). Dinas Kesehatan Kota Pontianak bekerja sama dengan pengelola mall melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap ratusan karyawan mall serta pekerja tenant guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk mengunjungi pusat perbelanjaan tersebut. - Antara/Jessica Helena Wuysang.
Tenaga kesehatan melakukan pendataan terhadap karyawan mall saat giat serbuan vaksinasi Covid-19 di Ayani Mega Mall, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (23/6/2021). Dinas Kesehatan Kota Pontianak bekerja sama dengan pengelola mall melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap ratusan karyawan mall serta pekerja tenant guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk mengunjungi pusat perbelanjaan tersebut. - Antara/Jessica Helena Wuysang.

Bisnis.com, PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Bahasan mengatakan dari evaluasi diterapkannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) secara ketat mulai tanggal 14 Juni 2021 hingga 14 hari ke depannya, hingga kini masih banyak masyarakat tidak percaya adanya pandemi Covid-19.

"Hal itu bisa dilihat masih banyaknya masyarakat yang tidak patuh dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti masih suka nongkrong di warung kopi dan sebagainya," kata Bahasan, di Pontianak, Kamis (24/6/2021).

Meskipun begitu, menurut dia, Satgas Covid-19 Kota Pontianak terus melakukan imbauan dan sosialisasi, agar masyarakat menerapkan atau menaati protokol kesehatan dalam mencegah atau menahan laju kasus penularan COVID-19 di Kota Pontianak.

"Dari evaluasi kami sementara seminggu lebih diterapkannya PPKM, masih banyak masyarakat yang menggunakan masker karena keterpaksaan, seperti karena takut ditegur oleh petugas dan lainnya," katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak semua masyarakat Kota Pontianak agar bersabar dan menahan diri untuk menyukseskan PPKM secara ketat mulai tanggal 14 Juni 2021 hingga 14 hari ke depannya, dengan tetap menerapkan 5M, yaitu menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, jaga jarak, menjauhi kerumunan, dan selalu menjaga stamina tubuh, karena saat ini tingkat ketertularan sangat tinggi.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Pontianak dan TNI terus bersinergi dalam menerapkan PPKM untuk mencegah atau memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Intinya kami siap membantu dalam penerapan PPKM di Kota Pontianak dan sekitarnya. Terkait apakah PPKM akan diperpanjang atau tidak, kami masih belum mengetahuinya," katanya pula.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pontianak kalbar PPKM

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top